Skip to content
Jl. Ahmad Yani No. 9 Selagalas, Mataram - NTB 83237 03706177000 marketing@harapankeluarga.co.id
ER open 24 hours
Kenali Gejala Stroke: Bertindak Cepat Dapat Menyelamatkan Nyawa
This article is available in Indonesian.

Kenali tanda stroke dengan metode FAST

Stroke adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu atau ketika pembuluh darah di otak pecah. Sel otak membutuhkan oksigen dan nutrisi secara terus-menerus. Ketika pasokan darah terganggu, kerusakan otak dapat terjadi dalam waktu singkat.

Stroke dapat menyebabkan kelemahan anggota tubuh, gangguan bicara, masalah penglihatan, hingga kecacatan permanen. Karena itu, mengenali gejala sejak awal dan segera mencari pertolongan medis merupakan langkah yang sangat penting.

Kenali tanda stroke melalui metode FAST

FAST merupakan cara sederhana untuk mengingat tanda-tanda stroke:

  1. F – Face (wajah): salah satu sisi wajah tampak turun atau tidak simetris saat tersenyum.
  2. A – Arms (lengan): salah satu lengan terasa lemah atau sulit diangkat.
  3. S – Speech (bicara): bicara mendadak pelo, tidak jelas, sulit memahami pembicaraan, atau sulit mengucapkan kata.
  4. T – Time (waktu): segera hubungi layanan kegawatdaruratan atau bawa pasien ke rumah sakit tanpa menunda.

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah gangguan penglihatan mendadak, kehilangan keseimbangan, kesulitan berjalan, kebingungan, atau sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba.

Apa yang harus dilakukan jika seseorang mengalami stroke?

Catat waktu ketika gejala pertama kali muncul atau kapan pasien terakhir diketahui dalam keadaan normal. Informasi ini membantu tim medis menentukan pilihan penanganan. Jangan menunggu gejala membaik dengan sendirinya.

Hindari memberikan makanan, minuman, atau obat melalui mulut karena pasien mungkin mengalami gangguan menelan. Jangan memberikan aspirin tanpa arahan dokter karena stroke dapat disebabkan oleh sumbatan maupun perdarahan, yang memerlukan penanganan berbeda.

Bahkan jika gejala menghilang setelah beberapa menit, pasien tetap perlu segera diperiksa. Gejala sementara dapat menandakan serangan iskemik transien yang merupakan peringatan penting terhadap risiko stroke.

Bagaimana mengurangi risiko stroke?

Kontrol tekanan darah, jaga kadar gula dan kolesterol, berhenti merokok, aktif bergerak, serta terapkan pola makan seimbang. Pasien dengan penyakit jantung atau faktor risiko lainnya sebaiknya menjalani pemeriksaan rutin sesuai anjuran dokter.

Stroke merupakan kondisi darurat. Mengenali tanda-tandanya dan bertindak cepat dapat meningkatkan peluang pasien mendapatkan penanganan yang tepat.

Sumber medis: WHO – Stroke dan penyakit kardiovaskular

#rs harapan keluarga#mataram#lombok#cek kesehatan#sehat#stroke#aktivitas

Comments (0)

No comments yet. Be the first to share your thoughts.

Write a comment

Your email will not be shown and is only used if we need to respond to your comment (Privacy Policy). For medical complaints, please consult a doctor directly.

Replying to
WhatsApp chat